Kabarlambar.com – Di tengah semangat Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal untuk merespons keluhan masyarakat dan membangun daerah, muncul serangan fitnah yang tidak hanya menyasar dirinya sendiri, tetapi juga nama besar orang tuanya. Penyerangan melalui akun anonim di TikTok ini tidak memiliki dasar yang jelas dan jelas menunjukkan motif politik yang tersembunyi.
Kita sebagai masyarakat Lampung menyaksikan betapa fokusnya pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Mirza-Jihan dalam memperbaiki berbagai aspek kehidupan daerah, mulai dari infrastruktur, ekonomi, budaya hingga pelayanan publik. Upaya nyata untuk membawa perubahan positif seharusnya menjadi fokus bersama, bukan dihalangi oleh kampanye penghinaan yang tidak bertanggung jawab.
Sandi Fernanda perwakilan Generasi Milenial Peduli Akses Lampung (GEMPAL) mewakili suara banyak kalangan milenial yang prihatin dengan konten mengadung unsur fitnah belakangan ini, karena ini sangat jelas bertujuan menjatuhkan reputasi demi keuntungan politis. Fitnah semacam ini tidak hanya merusak citra individu, tetapi juga dapat membelah persatuan masyarakat dan mengurangi kepercayaan terhadap lembaga pemerintahan.
Dalam era digital yang penuh informasi, kita harus lebih cermat dalam menyikapi setiap konten yang beredar di media sosial. Akun anonim yang menyebarkan kabar bohong tidak bertanggung jawab terhadap dampak yang ditimbulkan, sementara dampaknya dapat sangat luas, mulai dari kerusakan nama baik hingga gangguan pada laju pembangunan daerah yang kita semua nantikan.
Sandi juga mengajak semua pihak memiliki tanggung jawab untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan selalu mencari sumber yang kredibel, agar tangan kita tidak dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, memiliki keuntungan secara politik bagi kelompok yang menginginkan rusaknya reputasi gubernur.
Lampung membutuhkan sinergi dan dukungan dari semua elemen masyarakat untuk mencapai tujuan pembangunan. Serangan fitnah politik semacam ini adalah hambatan yang tidak perlu dan seharusnya tidak diizinkan untuk menghentikan langkah maju daerah kita.











