Beranda advertorial Gubernur Mirza Paparkan Prioritas Jalan dan Ekonomi di Hadapan Bikers dan Ojol

Gubernur Mirza Paparkan Prioritas Jalan dan Ekonomi di Hadapan Bikers dan Ojol

13
0

bandar lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri kegiatan “Jabat Tangan Ride” di Bun Kopi, PKOR Way Halim, Bandarlampung, Minggu (12/4/2026).

Di hadapan ratusan komunitas motor dan pengemudi ojek online (ojol), Gubernur yang akrab disapa Iyay Mirza itu memaparkan prioritas pembangunan, khususnya perbaikan infrastruktur jalan dan penguatan ekonomi daerah.

Menjawab keluhan jalan rusak, Mirza menjelaskan bahwa dari total sekitar 1.700 kilometer jalan provinsi, terdapat 300 hingga 380 kilometer yang menjadi prioritas perbaikan. Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan perbaikan titik-titik jalan rusak dapat dituntaskan secara bertahap hingga 2029.

“Kita juga harus bersama-sama merubah persepsi bahwa Lampung itu tidak aman. Pemprov telah mendorong perbaikan jalan dan keamanan agar wisatawan nyaman. Jika persepsi ini berubah, insyaallah semua orang akan lebih banyak datang ke Provinsi Lampung,” ujar Mirza.

Di sektor ekonomi, Mirza mengungkapkan bahwa pada 2025 ekonomi Lampung tumbuh signifikan, didorong kenaikan harga komoditas seperti padi, jagung, dan singkong. Kondisi tersebut tercermin dari peningkatan penjualan kendaraan bermotor yang mencapai 20 hingga 30 persen pada awal tahun.

Menurutnya, strategi tersebut sejalan dengan visi Presiden dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dari desa. Pendapatan pajak dari pertumbuhan ekonomi 2025 kemudian dialokasikan untuk mendukung pembangunan, termasuk perbaikan jalan pada 2026.

Selain infrastruktur dan ekonomi, Mirza juga menyinggung isu kesehatan, khususnya meningkatnya angka HIV/AIDS di Bandarlampung. Ia menegaskan bahwa lonjakan tersebut terjadi akibat upaya pelacakan (tracking) yang dilakukan secara masif, serupa dengan penanganan COVID-19.

“Semakin banyak dideteksi, semakin kita bisa melakukan tindakan preventif. Kami berikan datanya agar masyarakat lebih mawas diri,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPRD Lampung, Puji Sartono (PKS), yang turut hadir, menyatakan dukungan legislatif terhadap program-program Gubernur, termasuk “Sekolah Rakyat” bagi anak kurang mampu serta pembangunan rumah sakit di Pesisir Barat untuk mendekatkan akses layanan kesehatan, termasuk layanan cuci darah (hemodialisa).

“Tahun ini kita juga fokus pada peningkatan skill. Petani dilatih menjadi mekanik alat pertanian, dan lulusan SMA/SMK dibekali kemampuan profesional (vokasi) agar pekerja migran kita memiliki nilai tawar tinggi di luar negeri, bukan lagi sekadar sebagai ART,” jelas Puji.

Menutup kegiatan, Mirza mengajak komunitas motor dan pengemudi ojol turut berperan sebagai garda terdepan dalam mempromosikan pariwisata Lampung.

“Ke Wisatawan jangan hanya cerita soal pantai yang indah atau makanan yang enak, tapi ceritakan juga bahwa orang-orang Lampung itu ramah, baik, dan daerahnya aman,” pungkasnya.

Kegiatan Sunday Morning Ride (Sunmori) tersebut diikuti ratusan riders dari komunitas motor di Bandarlampung serta komunitas ojek online.(*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini